Dikutip dari laman facebook:
Terharu saat mendapatkan penghargaan ini dari Kemendikbud RI untuk bisa belajar dan mencari pengalaman di New Zealand. Kegiatan bertajuk Pegiat Budaya ini diseleksi dari 1100 pendaftar menjadi 60 peserta yang terdiri dari 7 kategori (Seni Tari, Musik, Film, Teater, Seni Visual, Galeri dan Museum dan Sejarawan), dan saya dengan 5 sineas film Indonesia dari daerah lainnya berkesempatan untuk mewakili kategori film ke New Zealand. Kategori film hanya diberikan untuk 6 orang sineas yang terseleksi.
Program ini menjadi motivasi besar saya untuk dapat menggali ilmu dan mencari pengalaman bersama filmaker luar negeri agar saat kembali ke tanah air saya dapat berkarya menghasilkan film-film bertajuk kearifan lokal yang jauh lebih baik. Yang bikin surprise keberangkatan tepat di hari lahir saya, yakni 21 Agustus mendatang dengan mengikuti karantina beberapa hari sebelumnya.
Saya ucapkan terimakasih kepada Dewan Kesenian Banten dan Forum Komunitas Film Banten atas rekomendasinya, juga Banten Muda - biem-co yang selalu memberikan motivasi, guru-guru besar saya yang selalu memberikan nasehat, seluruh teman-teman yang mendukung, sahabat Kremov Pictures komunitas film Banten yang membuat saya semakin cinta dengan film, dan juga tentunya masyarakat Banten yang selalu menerima dan nonton karya-karya film yang kami buat.
Hallo anak muda Banten, yakinlah ketika kita konsisten maka seluruh harapan dan impian kita dapat terwujud! Saya pernah memimpikan dengan film saya dan teman-teman akan keliling dunia, maka ini adalah langkah awal. Bismillah.

Berikut ucapan selamat dari berbagai rekan, sahabat, dan pendukung Darwin Mahesa:














SERANG, biem.co – Banten Muda Community dan biem.co menggelar kegiatan Parade Orasi dengan menghadirkan tokoh-tokoh pemuda inspiratif Banten, Sabtu (25/6/2016).
Acara bertajuk “Banten Muda, Masa Depan Banten” ini menampilkan lima pemuda yang dinilai sukses di bidang yang mereka geluti masing-masing, di antaranya Darwin Mahesa yang bekarya di bidang film, praktisi pendidikan Panji Aziz Pratama, pekerja sosial Iip Syafruddin, sastrawan Wahyu Arya, dan Febriansyah Selamat Pribadi yang menggeluti bisnis kreatif.
Dalam orasinya, Panji Aziz menyampaikan bahwa keberanian untuk bermimpi telah mengantarkannya mencapai banyak hal yang sebelumnya ia nilai mustahil untuk diwujudkan.
“Saya anak desa yang masa kecilnya kalau ngeliat pesawat itu suka teriak ‘Minta uang’. Tapi ternyata hari ini, berkat mimpi-mimpi dan kerja keras, impian saya naik pesawat tercapai, bahkan sampai keluar negeri,” kata Project Leader Istana Belajar Anak Banten ini.
Demikian pula dengan sineas muda Darwin Mahesa. Kecintaannya pada dunia perfilman dia buktikan dengan melahirkan belasan film indie serta mengharumkan nama Banten di berbagai ajang festival film nasional.
“Meski dengan peralatan yang terbatas, saya dan teman-teman di komunitas terus semangat berkarya. Alhamdulillah, sekian tahun berkarya, film-film kita akhirnya bisa masuk jaringan Cinema 21 dan punya peralatan broadcasting sendiri. Semunya tak lepas dari kerja keras dan konsisten berkarya,” kata Ketua Komunitas Kremov Pictures ini.
Cerita inspirasi kesuksesan dari kerja keras di bidang entrepreneur disampaikan oleh Febriansyah Selamat Pribadi. Febri mengatakan, dirinya memulai semua bisnis yang pernah dijalankan dengan bermodalkan semangat dan kecintaan.
“Modal awal saya cuma semangat. Begitu juga teman-teman yang pengin berbisnis. Udah, jangan mikirin modal dulu. Yang penting kita harus kreatif, kalau kita punya kreativitas, modal bisa datang dari mana saja,” ujar pemilik usaha Twin Twin PhotoVideo yang kini mulai mengembangkan saya bisnis Twice Photoboot dan Twin Wedding Organizer.
Ketua Umum Banten Muda Community Irvan Hq mengatakan, Banten Muda terus menyediakan ruang untuk para pemuda berkreativitas.
“Banten muda hadir untuk saling melengkapi dan bersinergi untuk Banten yang lebih baik di masa depan. Kegiatan Parade Orasi ini adalah bentuk apresiasi Banten Muda kepada para pemuda yang telah membuktikan kerja keras mereka berkarya di bidang masing-masing. Semoga kita semua dapat menggali inspirasi dari mereka,” ujar Irvan.
Sebelumnya, kelima pemuda ini pernah dianugerahi gelar pemuda inspiratif Banten Muda Award yang digelar tahun 2013. (red)












Diberdayakan oleh Blogger.

About me